<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Publishing DTD v1.1d1 20130915//EN" "JATS-journalpublishing1.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink">
  <front>
    <journal-meta id="journal-meta-1">
      <journal-id journal-id-type="nlm-ta">Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</journal-id>
      <journal-id journal-id-type="publisher-id">Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</journal-id>
      <journal-id journal-id-type="journal_submission_guidelines">http://ojs.umsida.ac.id/index.php/rechtsidee/about/submissions#authorGuidelines</journal-id>
      <journal-title-group>
        <journal-title>UMSIDA Article Template 2 (Indonesian)</journal-title>
      </journal-title-group>
      <issn publication-format="print"/>
    </journal-meta>
    <article-meta id="article-meta-1">
      <article-id pub-id-type="publisher-id">2</article-id>
      <article-id pub-id-type="doi">10.21070/madrosatuna.v4i2.795</article-id>
      <article-categories>
        <subj-group>
          <subject>RESEARCH ARTICLE</subject>
        </subj-group>
      </article-categories>
      <title-group>
        <article-title id="at-596faaf73291">
          <italic id="emphasis-1">
            <bold id="strong-1">The Attitude of Islamic Religious Education Teachers Against The Implementation of Inclusive Education at The Elementary School Level</bold>
          </italic>
          <bold id="strong-2"> </bold>
        </article-title>
        <trans-title-group>
          <trans-title>Sikap Guru Pendidikan Agama Islam Terhadap Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif di Jenjang Sekolah Dasar</trans-title>
        </trans-title-group>
      </title-group>
      <contrib-group>
        <contrib contrib-type="author" corresp="yes">
          <name id="n-d5b7420b9f2a">
            <surname>Amka</surname>
            <given-names>Amka</given-names>
          </name>
          <email>Amka.plb@ulm.ac.id</email>
          <xref id="x-28f1537060d9" rid="a-a93d0cfd310c" ref-type="aff">1</xref>
        </contrib>
        <contrib contrib-type="author">
          <name id="n-01ada1af5046">
            <surname>Mirnawati</surname>
            <given-names>Mirnawati</given-names>
          </name>
          <email>mirnawati.plb@ulm.ac.id</email>
          <xref id="x-79f781265133" rid="a-a93d0cfd310c" ref-type="aff">1</xref>
        </contrib>
        <aff id="a-a93d0cfd310c">
          <institution>Universitas Lambung Mangkurat</institution>
          <country country="ID">Indonesia</country>
        </aff>
      </contrib-group>
      <volume>4</volume>
      <fpage>69</fpage>
      <permissions>
        <copyright-year>2020</copyright-year>
      </permissions>
      <abstract id="abstract-dc5664495fed">
        <title id="abstract-title-24bb8faf2206">Abstract</title>
        <p id="paragraph-4aa9ab3ba375"> <italic id="e-d1ff8b4f8747">This study aims to determine the attitude of Islamic Religious Education teachers in elementary schools towards the implementation of inclusive education. The study used a non-experimental quantitative approach with a survey method. Subjects or informants in this study were Islamic Religious Education teachers spread across 16 elementary schools in South Kalimantan. Data were analyzed using descriptive statistics using percentages; teacher attitudes were assessed based on five criteria, namely very good, good, sufficient, lacking, and very poor. These criteria adjust to the percentage range obtained. The results showed that the percentage of Islamic education teachers' attitudes towards implementing inclusive education in South Kalimantan was 67.18%, which was categorized as quite good. Several variables affect teacher attitudes in terms of gender, recent education, experience in training.</italic></p>
      </abstract>
      <abstract id="abstract-b4eb1507b67c">
        <title id="abstract-title-60fd09c8d7dd">Abstrak</title>
        <p id="t-99a725a6d3ec">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap guru  endidikan Agama Islam (PAI) di  ekolah Dasar terhadap implementasi pendidikan inklusif. Penelitian menggunakan pedekatan kuantitatif non ekperimen dengan metode survey, subjek atau informan dalam penelitian ini adalah guru-guru mata pelajaran PAI yang tersebar dari 16  sekolah Dasar di Kalimantan Selatan.  Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan menggunakan persentase, sikap guru dinilai berdasarkan 5 kriteria yaitu sangat baik, baik, cukup, kurang, dan sangat kurang. Kriteria tersebut menyesuaikan dengan rentang persentase yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa presentase sikap guru PAI terhadap implementasi pendidikan inklusif di Kalimantan Selatan adalah 67,18% termasuk dalam kriteria<bold id="s-ca3944b2c13b"> </bold>cukup baik. Beberapa variabel yang mempengaruhi sikap guru ditinjau dari jenis kelamin, pendidikan terakhir, pengalaman mengikuti pelatihan. </p>
      </abstract>
      <kwd-group id="kwd-group-1">
        <title>Keywords</title>
        <kwd>Attitude</kwd>
        <kwd>Teacher</kwd>
        <kwd>Islamic Education</kwd>
        <kwd>Inclusive Education</kwd>
      </kwd-group>
      <kwd-group id="kg-dec83c8af961" xml:lang="id-Latn">
        <title>Kata Kunci</title>
        <kwd>Sikap</kwd>
        <kwd>Guru</kwd>
        <kwd>Pendidikan Agama Islam</kwd>
        <kwd>Pendidikan Inklusif</kwd>
      </kwd-group>
    </article-meta>
  </front>
  <body>
    <sec>
      <title id="t-37da51254a08">Pendahuluan</title>
      <p id="p-7d397e4120c6"> Pendidikan inklusif sudah menjadi trend global, dalam prakteknya mendidik semua siswa, termasuk yang mengalami hambatan yang parah ataupun majemuk, di sekolah-sekolah reguler yang biasanya dimasuki anak-anak non berkebutuhan khusus <xref id="x-2715fae0e90a" rid="R88558620327761" ref-type="bibr">1</xref>. Pendidikan inklusi merupakan praktek yang bertujuan untuk pemenuhan hak azasi manusia atas pendidikan, tanpa adanya diskriminasi, dengan memberi kesempatan pendidikan yang berkualitas kepada semua anak tanpa perkecualian, sehingga semua anak memiliki kesempatan yang sama untuk secara aktif mengembangkan potensi pribadinya dalam lingkungan yang sama<xref id="x-bf6765fc6e2f" rid="R88558620327771" ref-type="bibr">2</xref> . </p>
      <p id="paragraph-2">Praktik seperti ini telah dilakukan oleh berbagai negara lebih dari 20 tahun semenjak Salamanca Statement dikeluarkan pada tahun 1994. Sebagai sebuah landasan filosofis dalam menyediakan akses yang setara bagi semua peserta didik, pendidikan inklusif mengubah lingkungan sekolah yang terbatas menjadi sebuah lingkungan yang lebih ramah dan dapat diakses oleh peserta didik yang beragam. Pemberian pendidikan yang bermutu bagi anak berkebutuhan khusus tentunya merupakan tantangan bagi pengelola sekolah, terutama untuk guru. </p>
      <p id="paragraph-3">Pemberian pendidikan yang bermutu bagi anak berkebutuhan khusus tentunya merupakan tantangan, misalnya kebijakan yang tidak tepat <xref id="x-edba7444d0a2" rid="R88558620327769" ref-type="bibr">3</xref>, kurangnya dukungan <xref id="x-01562a8de8d5" rid="R88558620327775" ref-type="bibr">4</xref>, pelatihan yang kurang memadai <xref id="x-f23bad2da098" rid="R88558620327756" ref-type="bibr">5</xref>, serta sikap guru <xref id="x-2d924d0e3799" rid="R88558620327754" ref-type="bibr">6</xref>. Adanya pendidikan inklusi menyebabkan tantangan baru pada guru, yaitu dalam hal melakukan perubahan yang signifkan terhadap program pendidikan dan mempersiapkan guru-guru untuk menghadapi semua kebutuhan siswa baik siswa berkebutuhan khusus maupun non berkebutuhan khusus <xref id="x-d977d40248e1" rid="R88558620327752" ref-type="bibr">7</xref>. </p>
      <p id="paragraph-4">Perubahan-perubahan yang diharapkan dalam pendidikan inklusif itulah yang menyebabkan perubahan sikap yaitu perbedaan sikap guru dalam menerima sistem penyelenggaraan pendidikan inklusif. Keberhasilan implementasi pendidikan inklusif terutama tergantung pada sikap dan kepedulian guru terhadap kebijakan inklusi. Sikap guru juga dipengaruhi oleh banyak variabel dan faktor terkait seperti jenis disabilitas, tingkat keparahan dan sifat kecacatan pada anak, pelatihan guru dan ketersediaan sumber daya. Persepsi guru tentang pengembangan pendidikan inklusif harus diingat karena ada kemungkinan bahwa persepsi mereka dapat mengubah perilaku dan penerimaan mereka terhadap siswa dengan disabilitas. Persepsi guru sangat berpengaruh dalam efektivitas penyelenggaraan pendidikan inklusif karena mereka memegang peran yang sangat penting dan bertanggung jawab atas implementasi layanan pendidikan inklusif<xref id="x-6314b44a27b8" rid="R88558620327743" ref-type="bibr">8</xref> . Jika seorang guru tidak menginginkan anak tertentu di kelasnya, maka sangat sulit untuk melihat potensi yang dimiliki oleh seorang anak, guru tidak ada upaya memberikan pembelajaran yang dapat meminimalisir berbagai hambatan dari anak berkebutuhan khusus<xref id="x-635c6048675e" rid="R88558620327744" ref-type="bibr">9</xref>. </p>
      <p id="paragraph-5">Pemahaman sikap guru terhadap inklusi sangat penting untuk perencanaan program di masa depan, baik guru kelas, guru pendamping khusus, maupun guru mata pelajaran <xref id="x-732d3233afd0" rid="R88558620327755" ref-type="bibr">10</xref>. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengkajian tentang sikap guru mata pelajaran PAI terhadap penyelenggaraan pendidikan inklusif. Bagi guru PAI, praktek inklusif bukanlah hal baru, mengingat dalam Agama Islam itu sendiri telah diajarkan prinsif-prinsif inklusif untuk bisa menerima dan menghargai setiap perbedaan, sebagaimana Firman Allah pada surah ‘Abasa ayat 1-16 yang menjelaskan tentang seorang buta bernama Abdullah bin Ummi Maktum. Dia datang kepada Rasulullah S.A.W. meminta ajaran-ajaran tentang Islam; lalu Rasulullah S.A.W bermuka masam dan berpaling daripadanya, karena beliau sedang menghadapi pembesar Quraisy dengan pengharapan agar pembesar-pembesar tersebut mau masuk Islam. Maka turunlah surat ini sebagai teguran kepada Rasulullah S.A.W. Bahwa setiap orang tanpa terkecuali harus mendapatkan layanan pendidikan. Tidak memandang usia, mulai dari usia kandungan sampai dengan liang lahat, puntidak memandang fisik baik yang normal maupun yang mengalami hambatan. Dengan demikian, perjalanan menuntut ilmu dianggap sakral, tak kenal lelah, dan dilakukan untuk melengkapi dan menyelesaikan pendidikan seseorang.</p>
      <p id="paragraph-6">Secara kelembagaan Kementerian Agama di Indonesia bertanggung jawab atas penyelenggaraan pendidikan keagamaan di sekolah dan memiliki komitmen guna memastikan bahwa layanan pendidikannya dapat dirasakan oleh semua anak tanpa kecuali. Guru agama dituntut memiliki visi, misi, dan wawasan yang luas serta kemampuan profesional yang memadai dalam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan penyelenggaraan pendidikan. Beberapa tugas guru PAI kaitannya dengan penyelengaran pendidikan inklusif di sekolah, diantaranya sebagai berikut: (1) Mengelola pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dalam kelas yang beragam; (2) Menciptakan lingkungan kelas yang inklusif; (3) Menangani kebutuhan pembelajaran peserta didik secara akomodatif; (4) Merencanakan, melaksanakan, dan menilai program pembelajaran sejalan dengan landasan pendidikan yang berasaskan demokrasi, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi (Dirjen Pendidikan Islam, 2017).</p>
      <p id="paragraph-7">Dengan demikian, dirasa sangat perlu melakukan penelitian terkait sikap guru PAI terhadap penyelenggaraan pendidikan inklusif, apakah sikap yang di tunjukkan oleh guru PAI telah sesuai dengan ajaran Agama Islam dan amanat kebijakan Kementerian Agama Republik Indonesia. </p>
      <p id="p-c1df9f100eb8"/>
    </sec>
    <sec>
      <title id="t-3709b88c91ac">Metode</title>
      <p id="t-65493b156615">Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif non eksperimen dengan metode survey. Penelitian survey digunakan untuk mengumpulkan informasi berbentuk opini terhadap isu-isu tertentu, informasi yang dikumpulkan untuk mendeskripsikan beberapa karakteristik tertentu seperti, kemampuan, sikap, kepercayaan dan pengetahuan <xref id="x-7a28b9092bb1" rid="R88558620327765" ref-type="bibr">11</xref>. Dalam penelitian survey ini berfokus dalam mendeskripsikan sikap guru PAI terhadap penyelenggaraan pendidikan inklusif di sekolah dasar. Subjek dalam penelitian ini adalah guru-guru mata pelajaran PAI di jenjang sekolah dasar dari 16 sekolah dasar penyelenggara pendidikan inklusi di Kalimantan Selatan.</p>
      <table-wrap id="tw-7cfec2ffe7d5" orientation="portrait">
        <label>Table 1</label>
        <caption id="c-14831353abc9">
          <title id="t-6f10101ef485">Daftar Nama Sekolah Sampel Penelitian</title>
        </caption>
        <table id="table-1" rules="rows">
          <colgroup/>
          <tbody id="table-section-1">
            <tr id="table-row-1">
              <td id="table-cell-1" align="left">
                <p id="paragraph-1">No</p>
              </td>
              <td id="table-cell-2" align="left">
                <p id="p-174fd21a75d6">Nama Sekolah </p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-2">
              <td id="table-cell-3" align="left">
                <p id="p-04d2b2fbb5f3">1</p>
              </td>
              <td id="table-cell-4" align="left">
                <p id="p-1e5416e974c3">SDN Mantimin 2</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-3">
              <td id="table-cell-5" align="left">
                <p id="p-1bcab00337e1">2</p>
              </td>
              <td id="table-cell-6" align="left">
                <p id="p-cad1d45d8fe6">SDN Basirih 11</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-4">
              <td id="table-cell-7" align="left">
                <p id="p-543b80b12fd5">3</p>
              </td>
              <td id="table-cell-8" align="left">
                <p id="paragraph-8">SDN SN Sungai Mia 5</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-5">
              <td id="table-cell-9" align="left">
                <p id="paragraph-9">4</p>
              </td>
              <td id="table-cell-10" align="left">
                <p id="paragraph-10">SDN Mandurian</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-6">
              <td id="table-cell-11" align="left">
                <p id="paragraph-11">5</p>
              </td>
              <td id="table-cell-12" align="left">
                <p id="paragraph-12">SDN Tangkawang</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-7">
              <td id="table-cell-13" align="left">
                <p id="paragraph-13">6</p>
              </td>
              <td id="table-cell-14" align="left">
                <p id="paragraph-14">SDN Rantau Kiwa 1</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-8">
              <td id="table-cell-15" align="left">
                <p id="paragraph-15">7</p>
              </td>
              <td id="table-cell-16" align="left">
                <p id="paragraph-16">SDN1 Loktabat utara</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-9">
              <td id="table-cell-17" align="left">
                <p id="paragraph-17">8</p>
              </td>
              <td id="table-cell-18" align="left">
                <p id="paragraph-18">SDN 5 Syamsudin Noor</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-10">
              <td id="table-cell-19" align="left">
                <p id="paragraph-19">9</p>
              </td>
              <td id="table-cell-20" align="left">
                <p id="paragraph-20">SDN Tabudarat Hulu</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-11">
              <td id="table-cell-21" align="left">
                <p id="paragraph-21">10</p>
              </td>
              <td id="table-cell-22" align="left">
                <p id="paragraph-22">SDN 1 Banua Kepayang</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-12">
              <td id="table-cell-23" align="left">
                <p id="paragraph-23">11</p>
              </td>
              <td id="table-cell-24" align="left">
                <p id="paragraph-24">SDN Tambarangan 1</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-13">
              <td id="table-cell-25" align="left">
                <p id="paragraph-25">12</p>
              </td>
              <td id="table-cell-26" align="left">
                <p id="paragraph-26">SDN 2 Sungai Nyamuk</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-14">
              <td id="table-cell-27" align="left">
                <p id="paragraph-27">13</p>
              </td>
              <td id="table-cell-28" align="left">
                <p id="paragraph-28">SDN Telaga Langsat</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-15">
              <td id="table-cell-29" align="left">
                <p id="paragraph-29">14</p>
              </td>
              <td id="table-cell-30" align="left">
                <p id="paragraph-30">SDN Kepayang</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-16">
              <td id="table-cell-31" align="left">
                <p id="paragraph-31">15</p>
              </td>
              <td id="table-cell-32" align="left">
                <p id="paragraph-32">SDN Durian Gantang</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-17">
              <td id="table-cell-33" align="left">
                <p id="paragraph-33">16</p>
              </td>
              <td id="table-cell-34" align="left">
                <p id="paragraph-34">SDN 2 Pantai Hambawang Timur</p>
              </td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="p-1d9b75504f3c">Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Dalam pelaksanaannya, peneliti melakukan penyebaran angket ke setiap sekolah dengan menggunakan google form. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan statistik deskripitif dengan ketentuan sebagai berikut:</p>
      <p id="p-3c0e95fc6dc8">
        <inline-formula id="if-334bf1740610"> <mml:math xmlns:mml="http://www.w3.org/1998/Math/MathML"><mml:mi>p</mml:mi><mml:mi>e</mml:mi><mml:mi>r</mml:mi><mml:mi>s</mml:mi><mml:mi>e</mml:mi><mml:mi>n</mml:mi><mml:mi>t</mml:mi><mml:mi>a</mml:mi><mml:mi>s</mml:mi><mml:mi>e</mml:mi><mml:mo> </mml:mo><mml:mi>s</mml:mi><mml:mi>i</mml:mi><mml:mi>k</mml:mi><mml:mi>a</mml:mi><mml:mi>p</mml:mi><mml:mo> </mml:mo><mml:mi>g</mml:mi><mml:mi>u</mml:mi><mml:mi>r</mml:mi><mml:mi>u</mml:mi><mml:mo> </mml:mo><mml:mi>P</mml:mi><mml:mi>A</mml:mi><mml:mi>I</mml:mi><mml:mo>=</mml:mo><mml:mo> </mml:mo><mml:mfrac><mml:mrow><mml:mo>(</mml:mo><mml:mi>s</mml:mi><mml:mi>k</mml:mi><mml:mi>o</mml:mi><mml:mi>r</mml:mi><mml:mo> </mml:mo><mml:mi>p</mml:mi><mml:mi>e</mml:mi><mml:mi>r</mml:mi><mml:mi>o</mml:mi><mml:mi>l</mml:mi><mml:mi>e</mml:mi><mml:mi>h</mml:mi><mml:mi>a</mml:mi><mml:mi>n</mml:mi><mml:mo>)</mml:mo></mml:mrow><mml:mrow><mml:mo>(</mml:mo><mml:mi>s</mml:mi><mml:mi>k</mml:mi><mml:mi>o</mml:mi><mml:mi>r</mml:mi><mml:mo> </mml:mo><mml:mi>m</mml:mi><mml:mi>a</mml:mi><mml:mi>k</mml:mi><mml:mi>s</mml:mi><mml:mi>i</mml:mi><mml:mi>m</mml:mi><mml:mi>a</mml:mi><mml:mi>l</mml:mi><mml:mo>)</mml:mo></mml:mrow></mml:mfrac><mml:mo>×</mml:mo><mml:mn>100</mml:mn></mml:math></inline-formula>
      </p>
      <p id="p-e5c4a235d9f9">Persentase yang diperoleh kemudian dimaknai sesuai dengan panduan dibawah ini:</p>
      <table-wrap id="tw-23ddab16c8c3" orientation="portrait">
        <label>Table 2</label>
        <caption id="c-6384375ca1be">
          <title id="t-f376d501e3f2">Kriteria persentase sikap guru PAI</title>
        </caption>
        <table id="t-1b26a87a5ae6" rules="rows">
          <colgroup/>
          <tbody id="ts-9df208716ec6">
            <tr id="tr-56d15ab26ff7">
              <td id="tc-a5258e614af8" align="left">
                <p id="p-e47a0e62be51"/>
                <p id="p-44a00bfe5a80">Persentase</p>
              </td>
              <td id="tc-4d7aecbc38fe" align="left">
                <p id="p-248f31d2bb30">Kriteria sikap guru PAI</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="tr-fd5834241b0b">
              <td id="tc-8e1f22ea4713" align="left">
                <p id="p-39ea6c65c85d">91% -100%</p>
              </td>
              <td id="tc-a81087c2284c" align="left">
                <p id="p-82a962dbbeb4">Sangat baik</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="tr-503296e9f901">
              <td id="tc-ac1022dff74b" align="left">
                <p id="p-c41678b04737">76% - 90%</p>
              </td>
              <td id="tc-2b93e48f2dfa" align="left">
                <p id="p-ca1761dd5a4b">Baik </p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="tr-297949e24654">
              <td id="tc-48b428d0d04b" align="left">
                <p id="p-5db66ef24f38">61% - 75%</p>
              </td>
              <td id="tc-a8e5c531bc3f" align="left">
                <p id="p-e23b0846928c">Cukup </p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="tr-1bc59c6013d1">
              <td id="tc-f48e60aa0a17" align="left">
                <p id="p-476a751702ef">51% - 60%</p>
              </td>
              <td id="tc-0e97bb4a4333" align="left">
                <p id="p-8dc7fad5bc73">Kurang </p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="tr-4c0c5fd7635f">
              <td id="tc-c3689df3ee1e" align="left">
                <p id="p-4da2cd99b27f">≤50%</p>
              </td>
              <td id="tc-31dc7516ffda" align="left">
                <p id="p-1862ed81be5d">Sangat kurang </p>
              </td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="p-40b2aab6a1cb"/>
    </sec>
    <sec>
      <title id="t-cf697cf111d1">Hasil dan Pembahasan</title>
      <p id="paragraph-31e944207418"> Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sikap guru PAI di ekolah Dasar terhadap implementasi pendidikan inklusif. Sikap guru diukur menggunakan survei dengan lima kriteria yaitu sangat baik; baik; cukup; kurang; dan sangat kurang. Sikap guru PAI terhadap implementasi pendidikan inklusif disajikan pada Tabel 3 berikut:</p>
      <table-wrap id="tw-720fe4dd14df" orientation="portrait">
        <label>Table 3</label>
        <caption id="c-72352e6f5b80">
          <title id="t-a2d6461cbd17">Sikap Guru Pendidikan Agama Islam TerhadapImplementasi Pendidikan Inklusif</title>
        </caption>
        <table id="t-b52fca40c76a" rules="rows">
          <colgroup/>
          <tbody id="ts-47e206473349">
            <tr id="tr-9ec1cb5187c8">
              <td id="tc-85db13d52db2" align="left">
                <p id="p-6296a2b2b393">No</p>
              </td>
              <td id="tc-213079dbd438" align="left">
                <p id="p-1bfe05355b71">Nama (Inisial)</p>
              </td>
              <td id="tc-2455f1348f9a" align="left">
                <p id="p-7d00ca49d515">Jenis Kelamin</p>
              </td>
              <td id="tc-4cfe51889303" align="left">
                <p id="p-3a843d86a5b3">Usia</p>
              </td>
              <td id="tc-54f534790c87" align="left">
                <p id="p-95b4e52aa899">Pend. Terakhir</p>
              </td>
              <td id="tc-4f01b310dd6c" colspan="2" align="left">
                <p id="p-38600253028c">Mengikuti Pelatihan</p>
              </td>
              <td id="tc-08785dcc7b29" align="left">
                <p id="p-c4d92e51668c">Persentase Sikap </p>
              </td>
              <td id="tc-79ec97636079" colspan="2" align="left">
                <p id="p-d38bfad0991f">Ket. Sikap </p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="tr-105ca88d3761">
              <td id="tc-12546ed9e029" align="left">
                <p id="p-8f7d17223bca">1 </p>
              </td>
              <td id="tc-1a3906be0159" align="left">
                <p id="p-c1aea1f5f403">ABD</p>
              </td>
              <td id="tc-dbff2f832c1e" align="left">
                <p id="p-03fad044bd4e">L</p>
              </td>
              <td id="tc-b8a09f513ea5" align="left">
                <p id="p-ad51b1119a81">40 </p>
              </td>
              <td id="tc-fc17867c0f22" align="left">
                <p id="p-b769a1a15c14">S1 PAI</p>
              </td>
              <td id="tc-5a5de15fb367" colspan="2" align="left">
                <p id="p-67a3ad71c48a">Tidak </p>
              </td>
              <td id="tc-d068e0c9e823" align="left">
                <p id="p-8378fc892ce3">67,18</p>
              </td>
              <td id="tc-97533ff9f3e3" colspan="2" align="left">
                <p id="p-abeadb230bdd">Cukup</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="tr-b15090efd3bd">
              <td id="tc-18d4230605ea" align="left">
                <p id="p-77f2ac0c9f7e">2</p>
              </td>
              <td id="tc-b59199f9d8da" align="left">
                <p id="p-902403d79fc1">ALW </p>
              </td>
              <td id="tc-3c86a85d9759" align="left">
                <p id="p-fb667e0a5f9e">L</p>
              </td>
              <td id="tc-1c333fa95b1f" align="left">
                <p id="p-2af9bca3bfb3">32</p>
              </td>
              <td id="tc-3809dd773419" align="left">
                <p id="p-f06b13920e76">S1</p>
              </td>
              <td id="tc-76175ba63957" colspan="2" align="left">
                <p id="p-2eaf5adf93b6">Tidak </p>
              </td>
              <td id="tc-7bb312350bb7" align="left">
                <p id="p-df8b8ceabd66">70,31</p>
              </td>
              <td id="tc-962badcdc2af" colspan="2" align="left">
                <p id="p-8cadbb8b4ea4">Cukup</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="tr-00aec83eae65">
              <td id="tc-9d90654222f4" align="left">
                <p id="p-d13e0b381311">3</p>
              </td>
              <td id="tc-a8cdb667a30f" align="left">
                <p id="paragraph-7cef8bd40947"/>
              </td>
              <td id="tc-6ddd5a145d9b" align="left">
                <p id="p-0d83adabfc91">L</p>
              </td>
              <td id="tc-989771f27746" align="left">
                <p id="p-321507b7bd07">56</p>
              </td>
              <td id="tc-2e28cd676d99" align="left">
                <p id="p-93ac94f10a3a">S1</p>
              </td>
              <td id="tc-f3e87948008a" colspan="2" align="left">
                <p id="p-911d08185050">Tidak </p>
              </td>
              <td id="tc-ec386169a7cd" align="left">
                <p id="p-41d91e7ad203">68,75</p>
              </td>
              <td id="tc-4c5fe5228310" colspan="2" align="left">
                <p id="p-7e21eee7d9f3">Cukup</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="tr-098f5396eaae">
              <td id="tc-a971f77e0b30" align="left">
                <p id="p-a939e99c80fb">4</p>
              </td>
              <td id="tc-18c3165e6709" align="left">
                <p id="p-9c6a5d96973b">PZ</p>
              </td>
              <td id="table-cell-35" align="left">
                <p id="p-e5fdd2897dd7">L</p>
              </td>
              <td id="table-cell-36" align="left">
                <p id="paragraph-35">40</p>
              </td>
              <td id="table-cell-37" align="left">
                <p id="paragraph-36">S1</p>
              </td>
              <td id="table-cell-38" colspan="2" align="left">
                <p id="paragraph-37">Ya </p>
              </td>
              <td id="table-cell-39" align="left">
                <p id="paragraph-38">75</p>
              </td>
              <td id="table-cell-40" colspan="2" align="left">
                <p id="paragraph-39">Cukup</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="tr-6a5c05302dee">
              <td id="table-cell-41" align="left">
                <p id="paragraph-40">5</p>
              </td>
              <td id="table-cell-42" align="left">
                <p id="paragraph-41">SA</p>
              </td>
              <td id="table-cell-43" align="left">
                <p id="paragraph-42">L</p>
              </td>
              <td id="table-cell-44" align="left">
                <p id="paragraph-43">33</p>
              </td>
              <td id="table-cell-45" align="left">
                <p id="paragraph-44">S2</p>
              </td>
              <td id="table-cell-46" colspan="2" align="left">
                <p id="paragraph-45">Tidak </p>
              </td>
              <td id="table-cell-47" align="left">
                <p id="paragraph-46">78,12</p>
              </td>
              <td id="table-cell-48" colspan="2" align="left">
                <p id="paragraph-47">Baik</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="tr-e6e86705c6a5">
              <td id="table-cell-49" align="left">
                <p id="paragraph-48">6</p>
              </td>
              <td id="table-cell-50" align="left">
                <p id="paragraph-49">AMR</p>
              </td>
              <td id="table-cell-51" align="left">
                <p id="paragraph-50">L</p>
              </td>
              <td id="table-cell-52" align="left">
                <p id="paragraph-51">41</p>
              </td>
              <td id="table-cell-53" align="left">
                <p id="paragraph-52">S1</p>
              </td>
              <td id="table-cell-54" colspan="2" align="left">
                <p id="paragraph-53">Ya </p>
              </td>
              <td id="table-cell-55" align="left">
                <p id="paragraph-54">62,5</p>
              </td>
              <td id="table-cell-56" colspan="2" align="left">
                <p id="paragraph-55">Cukup</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="tr-919b535a58d4">
              <td id="table-cell-57" align="left">
                <p id="paragraph-56">7</p>
              </td>
              <td id="table-cell-58" align="left">
                <p id="paragraph-57">YD</p>
              </td>
              <td id="table-cell-59" align="left">
                <p id="paragraph-58">L</p>
              </td>
              <td id="table-cell-60" align="left">
                <p id="paragraph-59">53</p>
              </td>
              <td id="table-cell-61" align="left">
                <p id="paragraph-60">S1</p>
              </td>
              <td id="table-cell-62" colspan="2" align="left">
                <p id="paragraph-61">Tidak </p>
              </td>
              <td id="table-cell-63" align="left">
                <p id="paragraph-62">64,06</p>
              </td>
              <td id="table-cell-64" colspan="2" align="left">
                <p id="paragraph-63">Cukup</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="tr-452726707771">
              <td id="table-cell-65" align="left">
                <p id="paragraph-64">8</p>
              </td>
              <td id="table-cell-66" align="left">
                <p id="paragraph-65">YND</p>
              </td>
              <td id="table-cell-67" align="left">
                <p id="paragraph-66">L</p>
              </td>
              <td id="table-cell-68" align="left">
                <p id="paragraph-67">32</p>
              </td>
              <td id="table-cell-69" align="left">
                <p id="paragraph-68">S1 PAI</p>
              </td>
              <td id="table-cell-70" colspan="2" align="left">
                <p id="paragraph-69">Ya </p>
              </td>
              <td id="table-cell-71" align="left">
                <p id="paragraph-70">65,62</p>
              </td>
              <td id="table-cell-72" colspan="2" align="left">
                <p id="paragraph-71">Cukup</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="tr-beb47d401109">
              <td id="table-cell-73" align="left">
                <p id="paragraph-72">9</p>
              </td>
              <td id="table-cell-74" align="left">
                <p id="paragraph-73">SMD</p>
              </td>
              <td id="table-cell-75" align="left">
                <p id="paragraph-74">L</p>
              </td>
              <td id="table-cell-76" align="left">
                <p id="paragraph-75">56</p>
              </td>
              <td id="table-cell-77" align="left">
                <p id="paragraph-76">S1</p>
              </td>
              <td id="table-cell-78" colspan="2" align="left">
                <p id="paragraph-77">Tidak </p>
              </td>
              <td id="table-cell-79" align="left">
                <p id="paragraph-78">67,18</p>
              </td>
              <td id="table-cell-80" colspan="2" align="left">
                <p id="paragraph-79">Cukup</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="tr-67033647117f">
              <td id="table-cell-81" align="left">
                <p id="paragraph-80">10</p>
              </td>
              <td id="table-cell-82" align="left">
                <p id="paragraph-81">SHR</p>
              </td>
              <td id="table-cell-83" align="left">
                <p id="paragraph-82">L</p>
              </td>
              <td id="table-cell-84" align="left">
                <p id="paragraph-83">52</p>
              </td>
              <td id="table-cell-85" align="left">
                <p id="paragraph-84">S1</p>
              </td>
              <td id="table-cell-86" colspan="2" align="left">
                <p id="paragraph-85">Tidak </p>
              </td>
              <td id="table-cell-87" align="left">
                <p id="paragraph-86">56,25</p>
              </td>
              <td id="table-cell-88" colspan="2" align="left">
                <p id="paragraph-87">Kurang</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="tr-ba695b6a5095">
              <td id="table-cell-89" align="left">
                <p id="paragraph-88">11</p>
              </td>
              <td id="table-cell-90" align="left">
                <p id="paragraph-89">NHS</p>
              </td>
              <td id="table-cell-91" align="left">
                <p id="paragraph-2189a8f3658c"/>
              </td>
              <td id="table-cell-92" align="left">
                <p id="paragraph-90">44</p>
              </td>
              <td id="table-cell-93" align="left">
                <p id="paragraph-91">S1</p>
              </td>
              <td id="table-cell-94" colspan="2" align="left">
                <p id="paragraph-92">Tidak </p>
              </td>
              <td id="table-cell-95" align="left">
                <p id="paragraph-93">68,75</p>
              </td>
              <td id="table-cell-96" colspan="2" align="left">
                <p id="paragraph-94">Cukup</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="tr-f5a81757b836">
              <td id="table-cell-97" align="left">
                <p id="paragraph-95">12</p>
              </td>
              <td id="table-cell-98" align="left">
                <p id="paragraph-96">ILW</p>
              </td>
              <td id="table-cell-99" align="left">
                <p id="paragraph-3ffcf4052df6"/>
              </td>
              <td id="table-cell-100" align="left">
                <p id="paragraph-97">31</p>
              </td>
              <td id="table-cell-101" align="left">
                <p id="paragraph-98">S1</p>
              </td>
              <td id="table-cell-102" colspan="2" align="left">
                <p id="paragraph-99">Tidak </p>
              </td>
              <td id="table-cell-103" align="left">
                <p id="paragraph-100">62,5</p>
              </td>
              <td id="table-cell-104" colspan="2" align="left">
                <p id="paragraph-101">Cukup</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="tr-a7bb4e0fa5a5">
              <td id="table-cell-105" align="left">
                <p id="paragraph-102">13</p>
              </td>
              <td id="table-cell-106" align="left">
                <p id="paragraph-103">WUQ</p>
              </td>
              <td id="table-cell-107" align="left">
                <p id="paragraph-83f03115c1e8"/>
              </td>
              <td id="table-cell-108" align="left">
                <p id="paragraph-104">51</p>
              </td>
              <td id="table-cell-109" align="left">
                <p id="paragraph-105">S1 PAI</p>
              </td>
              <td id="table-cell-110" colspan="2" align="left">
                <p id="paragraph-106">Tidak </p>
              </td>
              <td id="table-cell-111" align="left">
                <p id="paragraph-107">65,62</p>
              </td>
              <td id="table-cell-112" colspan="2" align="left">
                <p id="paragraph-108">Cukup</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="tr-f118cfa3d4cb">
              <td id="table-cell-113" align="left">
                <p id="paragraph-109">14</p>
              </td>
              <td id="table-cell-114" align="left">
                <p id="paragraph-110">RR</p>
              </td>
              <td id="table-cell-115" align="left">
                <p id="paragraph-556e59e83b6c"/>
              </td>
              <td id="table-cell-116" align="left">
                <p id="paragraph-111">21</p>
              </td>
              <td id="table-cell-117" align="left">
                <p id="paragraph-112">SLTA</p>
              </td>
              <td id="table-cell-118" colspan="2" align="left">
                <p id="paragraph-113">Tidak </p>
              </td>
              <td id="table-cell-119" align="left">
                <p id="paragraph-114">68,75</p>
              </td>
              <td id="table-cell-120" colspan="2" align="left">
                <p id="paragraph-115">Cukup</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="tr-a2f39e34ce04">
              <td id="table-cell-121" align="left">
                <p id="paragraph-116">15</p>
              </td>
              <td id="table-cell-122" align="left">
                <p id="paragraph-117">R</p>
              </td>
              <td id="table-cell-123" align="left">
                <p id="paragraph-f16f89f9fcce"/>
              </td>
              <td id="table-cell-124" align="left">
                <p id="paragraph-118">33</p>
              </td>
              <td id="table-cell-125" align="left">
                <p id="paragraph-119">S1 Tarbiyah</p>
              </td>
              <td id="table-cell-126" colspan="2" align="left">
                <p id="paragraph-120">Tidak </p>
              </td>
              <td id="table-cell-127" align="left">
                <p id="paragraph-121">73,43</p>
              </td>
              <td id="table-cell-128" colspan="2" align="left">
                <p id="paragraph-122">Cukup</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="tr-79fc87d82899">
              <td id="table-cell-129" align="left">
                <p id="paragraph-123">16</p>
              </td>
              <td id="table-cell-130" align="left">
                <p id="paragraph-124">JA</p>
              </td>
              <td id="table-cell-131" align="left">
                <p id="paragraph-3c5c28a6bf7e"/>
              </td>
              <td id="table-cell-132" align="left">
                <p id="paragraph-125">59</p>
              </td>
              <td id="table-cell-133" align="left">
                <p id="paragraph-126">S1</p>
              </td>
              <td id="table-cell-134" colspan="2" align="left">
                <p id="paragraph-127">Tidak </p>
              </td>
              <td id="table-cell-135" align="left">
                <p id="paragraph-128">60,93</p>
              </td>
              <td id="table-cell-136" colspan="2" align="left">
                <p id="paragraph-129">Kurang</p>
              </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-18">
              <td id="table-cell-137" colspan="6" align="left">
                <p id="paragraph-130">Rata-Rata</p>
              </td>
              <td id="table-cell-138" colspan="3" align="left">
                <p id="paragraph-131">67,18</p>
              </td>
              <td id="table-cell-139" align="left">
                <p id="paragraph-132">Cukup </p>
              </td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="p-808a3f96d5c2">Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap guru Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap implementasi pendidikan inklusif di Kalimantan Selatan 67,18% dengan kriteria sikap cukup baik. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan beberapa sikap guru PAI dalam menyikapi implementasi pendidikan inklusif, diantaranya sebagai berikut: (1) memiliki kekhawatiran yang berlebihan terkait penolakan terhadap anak berkebutuhan khusus; (2) memiliki perasaan takut mereka tidak dapat berinterkasi dengan siswa berkebutuhan khusus; (3) kesulitan membuat kontak atau berkomunikasi dengan siswa berkebutuhan khusus; (4) khawatir akan beban kerja yang semakin banyak jika mengahadapi atau mengajar siswa berkebutuhan khusus di kelas mereka; (5) beberapa diantara mereka beranggapan bahwa merupakan hal yang mengerikan jika berhadapan dengan siswa berebutuhan khusus; (6) beberapa diantara mereka juga beranggapan bahwa mereka akan menjadi lebih stress jika berhadapan dengan siswa berkebutuhan khusu di kelas; (7) perasaan khawatir bahwa mereka tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengajar siswa berkebutuhan khusus; (8) disisi lain, sebagian besar guru menyatakan bahwa siswa berkebutuhan khusus harus diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam kelas umum, jika memungkinkan. Sikap negatif terhadap inklusi dapat dikaitkan dengan lingkungan belajar di kelas yang kurang inklusif, sikap guru yang kurang positif terhadap inklusi.<xref id="x-782fa9a2efa9" rid="R88558620327762" ref-type="bibr">12</xref> </p>
      <p id="p-40d4c82e3d93">Penelitian ini berfokus pada pernyataan setuju atau tidak setuju subjek penelitian terhadap item pernyataan tertentu, dan hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar guru sepakat bahwa siswa berkebutuhan khusus berhak dan harus diberi kesempatan untuk terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran di kelas reguler. Namun, walaupun demikian sejumlah besar guru juga tampak menunjukkan beberapa sikap yang tidak mendukung pemberian layanan siswa berkebutuhan khusus di kelas reguler, dengan menunjukkan ketidakmampuan berkomunikasi dengan siswa berkebutuhan khusus, merasa stres dan beranggapan bahwa beban kerjanya akan semakin berat jika menghadapi siswa berkebutuhan khusus di kelas mereka. Hasil ini dapat diartikan bahwa mereka mendukung pendidikan inklusif bagi siswa berkebutuhan khusus dalam teori, tetapi menyatakan keberatan dalam implementasinya di lapangan <xref rid="R88558620327766" ref-type="bibr">13</xref>, <xref rid="R88558620327768" ref-type="bibr">14</xref>, <xref rid="R88558620327759" ref-type="bibr">15</xref>, <xref rid="R88558620327770" ref-type="bibr">16</xref>.</p>
      <p id="p-65084326721d"> Mengenai veriabel yang mempengaruhi sikap guru, tidak ditemukan perbedaan sikap yang signifikan antara laki-laki dan perempuan. Temuan ini sejalan dengan beberapa penelitian yang tidak menemukan perbedaan sikap antara guru laki-laki dan guru perempuan <xref rid="R88558620327745" ref-type="bibr">17</xref>, <xref rid="R88558620327746" ref-type="bibr">18</xref>, <xref rid="R88558620327768" ref-type="bibr">14</xref>, <xref rid="R88558620327748" ref-type="bibr">19</xref> . Namun juga terdapat penelitian yang menemukan bahwa guru perempuan memiliki kepedulian dan empati yang lebih baik pada anak berkebutuhan khusus sehingga menunjukkan sikap yang lebih positif terhadap penyelenggaraan pendidikan inklusif daripada guru laki-laki <xref id="x-8c4bef8aa68d" rid="R88558620327773" ref-type="bibr">20</xref>. Guru dalam pandangan Islam adalah seorang pribadi yang mempunyai kecakapan ilmu dan profesional dalam menjalankan proses pembelajaran. Guru yang mengembangkan nilai-nilai Islam inklusif adalah guru yang membebaskan dan memerdekakan. Guru yang memposisikan subjek didik sebagai manusia merdeka dan memiliki potensi hingga pembelajaran memberi ruang yang seluas-luasnya bagi subjek didik untuk berkembang secara maksimal <xref id="x-20c08e22a7d4" rid="R88558620327757" ref-type="bibr">21</xref>. </p>
      <p id="clipboard_property">Latar belakang pendidikan juga tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap sikap guru, guru PAI dalam penelitian ini memiliki latar belakang pendidikan sarjana  endidikan Agama Islam. Pendidikan Islam mendapat ujian dalam membangun individu di satu sisi memiliki komitmen yang kuat terhadap agama yang dianut, di sisi lain tumbuhnya sikap positif dan toleransi terhadap respon atas keragaman golongan di dalam internal umat Islam.</p>
      <p id="p-46ad2e222df5">Dengan menumbuhkan sikap positif dan toleransi antar golongan diharapkan dapat mewujudkan kerukunan yang menjadi semboyan kebanggaan bangsa Indonesia yaitu bhineka tunggal ika, Islam mempunyai watak inklusif yang sifatnya terbuka, begitu pun seharusnya pendidikan Islam. Menurut Sayyid Quttub bahwa sudah seharusnya Islam memberikan suasana partisipasi sosial, perlakuan yang baik dan pergaulan kepada mereka yang berbeda pandangan terhadap kita   (Lajnah, 2014) dalam <xref id="x-302fcee60976" rid="R88558620327750" ref-type="bibr">22</xref> . Dalam Al-Qur’an sebenarnya gagasan tentang pendidikan Inklusif termaktub dalam beberapa ayat. Diantara salah satunya adalah Qs. Al-Hujurat/49 : 10 – 13. Dalam surah tersebut memaparkan tentang etika atau akhlak dalam berhubungan antar sesama manusia. Sebagaimana dijelaskan dalam Al Qur’an Surah al-Hujurat ayat 10 bahwa setiap mukmin adalah bersaudara. Berikut pemaparannya. </p>
      <fig id="f-94dfdc67cf07" orientation="portrait" fig-type="graphic" position="anchor">
        <label>Figure 1 </label>
        <caption id="c-ef47d61a2afb">
          <title id="t-680ddb77d009">Al Qur’an Surah al-Hujurat ayat 10</title>
        </caption>
        <graphic id="g-7472aabbed0f" xlink:href="https://typeset-prod-media-server.s3.amazonaws.com/article_uploads/ce8ecb86-5971-4a95-9fe9-62638e699414/image/48b47f22-92c5-4e42-83cf-607ddc85a4b7-uimage.png"/>
      </fig>
      <p id="p-56516934cfa2">Artinya: Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara, maka itu damaikanlah kedua saudaramu itu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat. </p>
      <p id="p-744e92672b59">Maka sudah selayaknya internalisasi semangat dan nilai-nilai inklusif harus bersemayam dalam implementasi pendidikan Islam <xref id="x-3c1aa4d91cb6" rid="R88558620327763" ref-type="bibr">23</xref>. Tujuan pendidikan Islam harus dirumuskan dengan landasan dan semangat merawat perbedaan. Reorientasi pendidikan Islam yang berwawasan inklusif dengan memadukan aspek kesalehan individu dan kesalehan sosial sebagai upaya mengembangkan kerukunan umat serta upaya peningkatan kualitas pendidikan perlu untuk diperhatikan. Pendidikan yang dimaksud adalah pendidikan yang melahirkan akhlak karimah dengan indikator adanya sikap jujur, tenggang rasa, dan cinta kasih antar sesamanya (Nazaruddin, 2007) dalam<xref id="x-c1ca2fef6c0b" rid="R88558620327763" ref-type="bibr">23</xref> .</p>
      <p id="p-d0ff93406bc9">Salah satu variabel yang juga mempengaruhi sikap guru PAI terhadap implementasi pendidikan inklusif adalah keikutsertaan dalam pelatihan pendidikan khusus, subjek pada penelitian ini sebagain besar tidak pernah mengikuti pelatihan tentang pendidikan khusus, tiga orang guru diataranya pernah mengaku pernah mengikuti pelatihan, namun materi pelatihan yang didapatkan belum sampai pada penanganan anak berkebutuhan khusus di kelas inklusi, dengan demikian, sikap yang ditunjukkan cenderung sama denganguru-guru yang tidak pernah mendapatkan pelatihan. Sikap positif guru dapat dipupuk baik melalui pelatihan tentang pendidikan khusus dan pengalaman konstruktif dengan siswa berkebutuhan khusus <xref rid="R88558620327753" ref-type="bibr">24</xref>, <xref rid="R88558620327747" ref-type="bibr">25</xref>. Kegiatan pelatihan merupakan waktu yang tepat untuk mengatasi masalah yang dihadapi guru PAI dalam menghadapi anak berkebutuhan khusus di kelas mereka, dan juga memungkinkan untuk mengubah sikap guru terhadap pengajaran siswa yang beragam serta terhadap siswa berkebutuhan khusus.</p>
      <p id="p-b48d62266d79">Salah satu variabel yang juga mempengaruhi sikap guru PAI terhadap implementasi pendidikan inklusif adalah keikutsertaan dalam pelatihan pendidikan khusus, subjek pada penelitian ini sebagain besar tidak pernah mengikuti pelatihan tentang pendidikan khusus, tiga orang guru diataranya mengaku pernah mengikuti pelatihan, namun materi pelatihan yang didapatkan belum sampai pada penanganan anak berkebutuhan khusus di kelas inklusi, dengan demikian, sikap yang ditunjukkan cenderung sama denganguru-guru yang tidak pernah mendapatkan pelatihan. Sikap positif guru dapat dipupuk baik melalui pelatihan tentang pendidikan khusus dan pengalaman konstruktif dengan siswa berkebutuhan khusus <xref rid="R88558620327753" ref-type="bibr">24</xref>, <xref rid="R88558620327747" ref-type="bibr">25</xref>. Kegiatan pelatihan merupakan waktu yang tepat untuk mengatasi masalah yang dihadapi guru PAI dalam menghadapi anak berkebutuhan khusus di kelas mereka, dan juga memungkinkan untuk mengubah sikap guru terhadap pengajaran siswa yang beragam serta terhadap siswa berkebutuhan khusus.</p>
      <p id="p-9e42211fc759">Pembentukan sikap positif guru sangat dimediasi oleh pendidikan yang memadai sehubungan dengan pendidikan inklusif bagi siswa berkebutuhan khusus, dukungan dari kolega dan manajemen sekolah. Persepsi guru tentang kompetensi mereka dalam memfasilitasi lingkungan pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus di kelas inklusif, dan perilaku yang ditunjukkan siswa berkebutuhan khusus turut mempengaruhi sikap guru <xref id="x-4969faea033d" rid="R88558620327762" ref-type="bibr">12</xref>. Para guru khawatir tentang kompetensi mereka untuk memasukkan siswa berkebutuhan khusus di kelas mereka, beberapa guru merasa kurang terlatih, dan menyatakan kesulitan dalam memantau siswa lain ketika terdapat siswa berkebutuhan khusus di kelas<xref id="x-dc14c0a1cbc9" rid="R88558620327758" ref-type="bibr">26</xref> . Dengan adanya peningkatan pengetahuan guru PAI melalui kegiatan pelatihan tentang pendidikan khusus, maka guru akan menjadi lebih percaya diri dalam menangani siswa berkebutuhan khusus di kelas mereka. Kepercayaan diri guru dianggap sebagai faktor penting yang memiliki dampak signifikan pada sikap mereka terhadap implementasi pendidikan inklusif. Guru yang percaya diri cenderung menunjukkan sikap yang lebih positif terhadap inklusi <xref id="x-b4a25a557bcb" rid="R88558620327747" ref-type="bibr">25</xref>. Semakin tinggi rasa percaya diri seoarang guru, maka guru akan menunjukkan sikap yang lebih positif terhadap inklusi dan tidak merasa terbebani dalam mengajar siswa berkebutuhan khusus <xref id="x-949478f01cdd" rid="R88558620327764" ref-type="bibr">27</xref>. Guru yang memiliki kepercayaan diri yang rendah maka akan merasa kekhawatiran dan stres saat menghadapi siswa berkebutuhan khusus, sehingga tidak dapat mengakomodasi kebutuhan belajar siswa berkebutuhan khusus di kelas reguler<xref id="x-613487398eb6" rid="R88558620327749" ref-type="bibr">28</xref>.</p>
      <p id="p-3287aa50fa7a">Selain intervensi yang ditujukan untuk guru berupa pelatihan, juga perlu ada undang-undang yang lebih spesifik yang mencakup masalah pendidikan inklusi. Undang-undang atau kebijakan pemerintah terkait pendidikan inklusif dan sikap guru yang positif serta dengan dukungan profesional dapat menyukseskan penyelenggaraan pendidikan inklusif. Keterpaduan guru yang kompeten, sumber daya yang memadai dan dukungan sekolah disinyalir mampu mewujudkan implementasi pendidikan inklusif yang sesuai dengan harapan<xref id="x-7c0ecfaeca80" rid="R88558620327760" ref-type="bibr">29</xref> . </p>
      <p id="p-8bca2813aaf0"/>
    </sec>
    <sec>
      <title id="t-a51aa70f4095">Kesimpulan</title>
      <p id="p-0229f9a34978">Berdasarkan paparan hasil penelitian dan pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa sikap guru PAI terhadap implementasi pendidikan inklusif di Kalimantan Selatan termasuk dalam kriteria cukup baik atau cukup positif<bold id="s-20a1f23f6751">. </bold>Sebagian besar guru sepakat bahwa siswa berkebutuhan khusus berhak dan harus diberi kesempatan untuk terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran di kelas reguler. Namun, walaupun demikian sejumlah besar guru juga tampak menunjukkan beberapa sikap yang tidak mendukung pemberian layanan siswa berkebutuhan khusus di kelas reguler, dengan menunjukkan ketidakmampuan berkomunikasi dengan siswa berkebutuhan khusus, merasa stres dan beranggapan bahwa beban kerjanya akan semakin berat jika menghadapi siswa berkebutuhan khusus di kelas mereka. Kurangnya pengetahuan dan keerampilan guru PAI dalam pembelajaran siswa berkebutuhan khusus di kelas mereka, maka perlu adanya pengadaan pelatihan pendidikan khusus yang ditujukan kepada guru PAI secara berkesinambungan, sehingga guru PAI akan lebih percaya diri dalam membelajarkan siswa berkebutuhan khusus, yang pada akhirnya diharapkan sikap guru terhadap implementasi pendidikan inklusif akan lebih baik atau lebih positif sesuai dengan ajaran Islam. </p>
    </sec>
  </body>
  <back>
    <ref-list>
      <title>References</title>
      <ref id="R88558620327761">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Elisa</surname>
              <given-names>Syafrida</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Wrastari</surname>
              <given-names>Aryani Tri</given-names>
            </name>
            <collab/>
          </person-group>
          <article-title>Sikap Guru Terhadap Pendidikan Inklusi Ditinjau Dari Faktor Pembentuk Sikap</article-title>
          <source>Jurnal Psikologi Perkembangan dan Pendidikan</source>
          <year>2013</year>
          <volume>2</volume>
          <issue>1</issue>
          <fpage>1</fpage>
          <lpage>10</lpage>
          <publisher-name>Universitas Airlangga Surabaya</publisher-name>
          <publisher-loc>Surabaya</publisher-loc>
          <uri>http://journal.unair.ac.id/filerPDF/110810216_Ringkasan.pdf</uri>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="R88558620327771">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Ainscow</surname>
              <given-names>Mel</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Miles</surname>
              <given-names>Susie</given-names>
            </name>
            <collab/>
          </person-group>
          <article-title>Developing Inclusive Education Systems: How Can We Move Policies Forward?</article-title>
          <source>International Bureau of Education</source>
          <year>2009</year>
          <fpage>1</fpage>
          <lpage>9</lpage>
          <publisher-name>University of Manchester </publisher-name>
          <publisher-loc>United Kingdom</publisher-loc>
          <uri>http://www.ibe.unesco.org/fileadmin/user_upload/COPs/News_documents/2009/0907Beirut/DevelopingInclusive_Education_Systems.pdf</uri>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="R88558620327769">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Forbes</surname>
              <given-names>Fiona</given-names>
            </name>
            <collab/>
          </person-group>
          <article-title>Towards inclusion: an Australian perspective</article-title>
          <source>Support for Learning</source>
          <year>2007</year>
          <volume>22</volume>
          <issue>2</issue>
          <fpage>66</fpage>
          <lpage>71</lpage>
          <object-id pub-id-type="doi">https://doi.org/10.1111/j.1467-9604.2007.00449.x</object-id>
          <publisher-name>Willey</publisher-name>
          <publisher-loc>United States</publisher-loc>
          <uri>https://onlinelibrary.wiley.com/toc/14679604/2007/22/2</uri>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="R88558620327775">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Hwang</surname>
              <given-names>Yoon-Suk</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Evans</surname>
              <given-names>David</given-names>
            </name>
            <collab/>
          </person-group>
          <article-title>Attitudes towards inclusion: gaps between belief and practice</article-title>
          <source>International Journal of Special Education</source>
          <year>2011</year>
          <volume>26</volume>
          <issue>1</issue>
          <fpage>136</fpage>
          <lpage>146</lpage>
          <issn>ISSN-0827-3383</issn>
          <publisher-name>ERIC</publisher-name>
          <uri>https://files.eric.ed.gov/fulltext/EJ921198.pdf</uri>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="R88558620327756">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Rajovic</surname>
              <given-names>Vera</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Jovanovic</surname>
              <given-names>Olja</given-names>
            </name>
            <collab/>
          </person-group>
          <article-title>The Barriers to Inclusive Education: Mapping 10 Years of Serbian Teachers’ Arritudes Toward Inclusive Education</article-title>
          <source>Journal of Special Education and Rehabilitation</source>
          <year>2013</year>
          <volume>14</volume>
          <issue>3-4</issue>
          <fpage>78</fpage>
          <lpage>97</lpage>
          <issn>1409-6099, 1857-663X</issn>
          <object-id pub-id-type="doi">10.2478/jser-2013-001210.2478</object-id>
          <publisher-name>Journal of Special Education and Rehabilitation</publisher-name>
          <uri>https://dx.doi.org/10.2478/jser-2013-001210.2478</uri>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="R88558620327754">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Unianu</surname>
              <given-names>Ecaterina Maria</given-names>
            </name>
            <collab/>
          </person-group>
          <article-title>Teachers’ attitudes towards inclusive education</article-title>
          <source>Procedia - Social and Behavioral Sciences</source>
          <year>2012</year>
          <volume>33</volume>
          <issue>0</issue>
          <fpage>900</fpage>
          <lpage>904</lpage>
          <issn>1877-0428</issn>
          <object-id pub-id-type="doi">10.1016/j.sbspro.2012.01.252</object-id>
          <publisher-name>Elsevier BV</publisher-name>
          <uri>https://dx.doi.org/10.1016/j.sbspro.2012.01.252</uri>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="R88558620327752">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Taylor</surname>
              <given-names>Roben W.</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Ringlaben</surname>
              <given-names>Ravic P.</given-names>
            </name>
            <collab/>
          </person-group>
          <article-title>Impacting Pre-service Teachers’ Attitudes toward Inclusion </article-title>
          <source>Higher Education Studies</source>
          <year>2012</year>
          <volume>2</volume>
          <issue>3</issue>
          <fpage>16</fpage>
          <lpage>23</lpage>
          <issn>ISSN 1925-4741 E-ISSN 1925-475X </issn>
          <object-id pub-id-type="doi">http://dx.doi.org/10.5539/hes.v2n3p16 </object-id>
          <publisher-name>Canadian Center of Science and Education</publisher-name>
          <publisher-loc>Canada</publisher-loc>
          <uri>www.ccsenet.org/hes </uri>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="R88558620327743">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Ehsaan</surname>
              <given-names>Fazaila</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Khan</surname>
              <given-names>Muhammad Sikander Ghayas</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Gulzar</surname>
              <given-names>Sakina</given-names>
            </name>
            <collab/>
          </person-group>
          <article-title>Factors Influencing The Teacher’s Attitude and Concerns Towards Inclusive Education of Special Need Children</article-title>
          <source>AJAHS</source>
          <year>2018</year>
          <volume>3</volume>
          <issue>1</issue>
          <fpage>51</fpage>
          <lpage>56</lpage>
          <publisher-name>International Conference on Research in Special</publisher-name>
          <publisher-loc>Pakistan</publisher-loc>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="R88558620327744">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Saloviita</surname>
              <given-names>Timo</given-names>
            </name>
            <collab/>
          </person-group>
          <article-title>Attitudes of Teachers Towards Inclusive Education in Finland</article-title>
          <source>Scandinavian Journal of Educational Research</source>
          <year>2020</year>
          <volume>64</volume>
          <issue>2</issue>
          <fpage>270</fpage>
          <lpage>282</lpage>
          <issn>0031-3831, 1470-1170</issn>
          <object-id pub-id-type="doi">10.1080/00313831.2018.1541819</object-id>
          <publisher-name>Informa UK Limited</publisher-name>
          <uri>https://dx.doi.org/10.1080/00313831.2018.1541819</uri>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="R88558620327755">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Mahat</surname>
              <given-names>Marian</given-names>
            </name>
            <collab/>
          </person-group>
          <article-title>The Development of a Psychometrically-Sound Instrument to Measure Teachers' Multidimensional Attitudes toward Inclusive Education</article-title>
          <source>INTERNATIONAL JOURNAL OF SPECIAL EDUCATION </source>
          <year>2008</year>
          <volume>23</volume>
          <issue>1</issue>
          <fpage>82</fpage>
          <lpage>92</lpage>
          <issn>ISSN-0827-3383</issn>
          <publisher-name>ERIC</publisher-name>
          <publisher-loc>Canada</publisher-loc>
          <uri>https://eric.ed.gov/?id=EJ814377</uri>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="R88558620327765">
        <element-citation publication-type="book">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Sukmadinata</surname>
              <given-names>Nana Syaodih</given-names>
            </name>
            <collab/>
          </person-group>
          <person-group person-group-type="editor">
            <etal/>
          </person-group>
          <article-title>Metode Penelitian Pendidikan</article-title>
          <publisher-name>PT. Remaja Rosdakarya</publisher-name>
          <publisher-loc>Bandung</publisher-loc>
          <year>2010</year>
          <fpage>1</fpage>
          <lpage>326</lpage>
          <isbn>‎9796924862</isbn>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="R88558620327762">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Monsen</surname>
              <given-names>Jeremy J.</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Ewing</surname>
              <given-names>Donna L.</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Kwoka</surname>
              <given-names>Maria</given-names>
            </name>
            <collab/>
          </person-group>
          <article-title>Teachers’ attitudes towards inclusion, perceived adequacy of support and classroom learning environment</article-title>
          <source>Learning Environments Research</source>
          <year>2014</year>
          <volume>17</volume>
          <issue>1</issue>
          <fpage>113</fpage>
          <lpage>126</lpage>
          <issn>1387-1579, 1573-1855</issn>
          <object-id pub-id-type="doi">10.1007/s10984-013-9144-8</object-id>
          <publisher-name>Springer Science and Business Media LLC</publisher-name>
          <uri>https://dx.doi.org/10.1007/s10984-013-9144-8</uri>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="R88558620327766">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Koutrouba</surname>
              <given-names>Konstantina</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Vamvakari</surname>
              <given-names>Malvina</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Theodoropoulos</surname>
              <given-names>Helen</given-names>
            </name>
            <collab/>
          </person-group>
          <article-title>SEN students' inclusion in Greece: factors influencing Greek teachers' stance</article-title>
          <source>European Journal of Special Needs Education</source>
          <year>2008</year>
          <volume>23</volume>
          <issue>4</issue>
          <fpage>413</fpage>
          <lpage>421</lpage>
          <issn>0885-6257, 1469-591X</issn>
          <object-id pub-id-type="doi">10.1080/08856250802387422</object-id>
          <publisher-name>Informa UK Limited</publisher-name>
          <uri>https://dx.doi.org/10.1080/08856250802387422</uri>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="R88558620327768">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Memisevic</surname>
              <given-names>Haris</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Hodzic</surname>
              <given-names>Saudin</given-names>
            </name>
            <collab/>
          </person-group>
          <article-title>Teachers’ attitudes towards inclusion of students with intellectual disability in Bosnia and Herzegovina</article-title>
          <source>International Journal of Inclusive Education</source>
          <year>2011</year>
          <volume>15</volume>
          <issue>7</issue>
          <fpage>699</fpage>
          <lpage>710</lpage>
          <issn>1360-3116, 1464-5173</issn>
          <object-id pub-id-type="doi">10.1080/13603110903184001</object-id>
          <publisher-name>Informa UK Limited</publisher-name>
          <uri>https://dx.doi.org/10.1080/13603110903184001</uri>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="R88558620327759">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Haq</surname>
              <given-names>Faridah Serajul</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Mundia</surname>
              <given-names>Lawrence</given-names>
            </name>
            <collab/>
          </person-group>
          <article-title>Comparison of Brunei Preservice Student Teachers’ Attitudes to Inclusive Education and Specific Disabilities: Implications for Teacher Education</article-title>
          <source>The Journal of Educational Research</source>
          <year>2012</year>
          <volume>105</volume>
          <issue>5</issue>
          <fpage>366</fpage>
          <lpage>374</lpage>
          <issn>0022-0671, 1940-0675</issn>
          <object-id pub-id-type="doi">10.1080/00220671.2011.627399</object-id>
          <publisher-name>Informa UK Limited</publisher-name>
          <uri>https://dx.doi.org/10.1080/00220671.2011.627399</uri>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="R88558620327770">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Khochen</surname>
              <given-names>Maha</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Radford</surname>
              <given-names>Julie</given-names>
            </name>
            <collab/>
          </person-group>
          <article-title>Attitudes of teachers and headteachers towards inclusion in Lebanon</article-title>
          <source>International Journal of Inclusive Education</source>
          <year>2012</year>
          <volume>16</volume>
          <issue>2</issue>
          <fpage>139</fpage>
          <lpage>153</lpage>
          <issn>1360-3116, 1464-5173</issn>
          <object-id pub-id-type="doi">10.1080/13603111003671665</object-id>
          <publisher-name>Informa UK Limited</publisher-name>
          <uri>https://dx.doi.org/10.1080/13603111003671665</uri>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="R88558620327745">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Boer</surname>
              <given-names>Anke de</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Pijl</surname>
              <given-names>Sip Jan</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Minnaert</surname>
              <given-names>Alexander</given-names>
            </name>
            <collab/>
          </person-group>
          <article-title>Students’ Attitudes towards Peers with Disabilities: A review of the literature</article-title>
          <source>International Journal of Disability, Development and Education</source>
          <year>2012</year>
          <volume>59</volume>
          <issue>4</issue>
          <fpage>379</fpage>
          <lpage>392</lpage>
          <issn>1034-912X, 1465-346X</issn>
          <object-id pub-id-type="doi">10.1080/1034912x.2012.723944</object-id>
          <publisher-name>Informa UK Limited</publisher-name>
          <uri>https://dx.doi.org/10.1080/1034912x.2012.723944</uri>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="R88558620327746">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Jerlinder</surname>
              <given-names>Kajsa</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Danermark</surname>
              <given-names>Berth</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Gill</surname>
              <given-names>Peter</given-names>
            </name>
            <collab/>
          </person-group>
          <article-title>Swedish primary‐school teachers’ attitudes to inclusion – the case of PE and pupils with physical disabilities</article-title>
          <source>European Journal of Special Needs Education</source>
          <year>2010</year>
          <volume>25</volume>
          <issue>1</issue>
          <fpage>45</fpage>
          <lpage>57</lpage>
          <issn>0885-6257, 1469-591X</issn>
          <object-id pub-id-type="doi">10.1080/08856250903450830</object-id>
          <publisher-name>Informa UK Limited</publisher-name>
          <uri>https://dx.doi.org/10.1080/08856250903450830</uri>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="R88558620327748">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Galaterou</surname>
              <given-names>Joanna</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Antoniou</surname>
              <given-names>Alexander-Stamatios</given-names>
            </name>
            <collab/>
          </person-group>
          <article-title>Teachers’ Attitudes towards Inclusive Education: The Role of Job Stressors and Demographic Parameters</article-title>
          <source>International Journal Of Special Education</source>
          <year>2017</year>
          <volume>32</volume>
          <issue>4</issue>
          <fpage>643</fpage>
          <lpage>658</lpage>
          <issn>ISSN-0827-3383</issn>
          <publisher-name>ERIC</publisher-name>
          <publisher-loc>Canada</publisher-loc>
          <uri>https://eric.ed.gov/?id=EJ1184123</uri>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="R88558620327773">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Alquraini</surname>
              <given-names>Turki A.</given-names>
            </name>
            <collab/>
          </person-group>
          <article-title>Factors related to teachers' attitudes towards the inclusive education of students with severe intellectual disabilities in Riyadh, Saudi</article-title>
          <source>Journal of Research in Special Educational Needs</source>
          <year>2012</year>
          <volume>12</volume>
          <issue>3</issue>
          <fpage>170</fpage>
          <lpage>182</lpage>
          <issn>1471-3802</issn>
          <object-id pub-id-type="doi">10.1111/j.1471-3802.2012.01248.x</object-id>
          <publisher-name>Wiley</publisher-name>
          <uri>https://dx.doi.org/10.1111/j.1471-3802.2012.01248.x</uri>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="R88558620327757">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Kurnialoh</surname>
              <given-names>Nasri</given-names>
            </name>
            <collab/>
          </person-group>
          <article-title>Pendidikan Agama Islam Berwawasan Inklusif-Pluralis</article-title>
          <source>INSANIA</source>
          <year>2011</year>
          <volume>18</volume>
          <issue>3</issue>
          <fpage>389</fpage>
          <lpage>400</lpage>
          <publisher-name>Institut Agama Islam Purwokerto</publisher-name>
          <publisher-loc>Purwokerto</publisher-loc>
          <uri>ejournal.iainpurwokerto.ac.id</uri>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="R88558620327750">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Daimah</surname>
              <given-names/>
            </name>
            <collab/>
          </person-group>
          <article-title>Pendidikan Inklusif Perspektif QS</article-title>
          <source>Jurnal Al-Thariqah</source>
          <year>2018</year>
          <volume>3</volume>
          <issue>1</issue>
          <fpage>54</fpage>
          <lpage>65</lpage>
          <issn>E-ISSN 2549-8770 dan P-ISSN 2527-9610</issn>
          <publisher-name>Universitas Islam Riau</publisher-name>
          <publisher-loc>Riau</publisher-loc>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="R88558620327763">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Habibi</surname>
              <given-names>Moh. Mizan</given-names>
            </name>
            <collab/>
          </person-group>
          <article-title>Corak Pendidikan Islam Inklusif</article-title>
          <source>Jurnal eL-Tarbawi</source>
          <year>2017</year>
          <volume>10</volume>
          <issue>1</issue>
          <fpage>35</fpage>
          <lpage>48</lpage>
          <issn>1979-9985</issn>
          <object-id pub-id-type="doi">https://doi.org/10.20885/tarbawi.vol9.iss1.art3</object-id>
          <publisher-name>Universitas Islam Indonesia</publisher-name>
          <publisher-loc>Yogyakarta</publisher-loc>
          <uri>https://journal.uii.ac.id/Tarbawi/article/view/11900/8823</uri>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="R88558620327753">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Praisner</surname>
              <given-names>Cindy L.</given-names>
            </name>
            <collab/>
          </person-group>
          <article-title>Attitudes of Elementary School Principals toward the Inclusion of Students with Disabilities</article-title>
          <source>Exceptional Children</source>
          <year>2003</year>
          <volume>69</volume>
          <issue>2</issue>
          <fpage>135</fpage>
          <lpage>145</lpage>
          <issn>0014-4029, 2163-5560</issn>
          <object-id pub-id-type="doi">10.1177/001440290306900201</object-id>
          <publisher-name>SAGE Publications</publisher-name>
          <uri>https://dx.doi.org/10.1177/001440290306900201</uri>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="R88558620327747">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Subban</surname>
              <given-names>Pearl</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Sharma</surname>
              <given-names>Umesh</given-names>
            </name>
            <collab/>
          </person-group>
          <article-title>Primary school teachers’ perceptions of inclusive education in Victoria</article-title>
          <source>Australia. International Journal of Special Education</source>
          <year>2006</year>
          <volume>21</volume>
          <issue>1</issue>
          <fpage>42</fpage>
          <lpage>52</lpage>
          <publisher-name>Monash University</publisher-name>
          <publisher-loc>Australia</publisher-loc>
          <uri>https://research.monash.edu/en/publications/primary-school-teachers-perceptions-of-inclusive-education-in-vic</uri>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="R88558620327758">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname/>
              <given-names>Chris Forlin</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname/>
              <given-names>Chris Earle</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname/>
              <given-names>Tim Loreman</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname/>
              <given-names>Umesh Sharma</given-names>
            </name>
            <collab/>
          </person-group>
          <article-title>The Sentiments, Attitudes, and Concerns about Inclusive Education Revised (SACIE-R) Scale for Measuring Pre-Service Teachers’ Perceptions about Inclusion</article-title>
          <source>Exceptionality Education International</source>
          <year>2011</year>
          <volume>21</volume>
          <issue>3</issue>
          <fpage>50</fpage>
          <lpage>65</lpage>
          <issn>1918-5227 </issn>
          <publisher-name>The University of Western Ontario</publisher-name>
          <publisher-loc>Western</publisher-loc>
          <uri>https://ir.lib.uwo.ca/cgi/viewcontent.cgi?article=1040&amp;context=eei</uri>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="R88558620327764">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Lifshitz</surname>
              <given-names>Hefziba</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Glaubman</surname>
              <given-names>Rivka</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Issawi</surname>
              <given-names>Rihab</given-names>
            </name>
            <collab/>
          </person-group>
          <article-title>Attitudes towards inclusion: the case of Israeli and Palestinian regular and special education teachers</article-title>
          <source>European Journal of Special Needs Education</source>
          <year>2004</year>
          <volume>19</volume>
          <issue>2</issue>
          <fpage>171</fpage>
          <lpage>190</lpage>
          <issn>0885-6257, 1469-591X</issn>
          <object-id pub-id-type="doi">10.1080/08856250410001678478</object-id>
          <publisher-name>Informa UK Limited</publisher-name>
          <uri>https://dx.doi.org/10.1080/08856250410001678478</uri>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="R88558620327749">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Ewing</surname>
              <given-names>Donna L.</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Monsen</surname>
              <given-names>Jeremy J.</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Kielblock</surname>
              <given-names>Stephan</given-names>
            </name>
            <collab/>
          </person-group>
          <article-title>Teachers’ attitudes towards inclusive education: a critical review of published questionnaires</article-title>
          <source>Educational Psychology in Practice</source>
          <year>2018</year>
          <volume>34</volume>
          <issue>2</issue>
          <fpage>150</fpage>
          <lpage>165</lpage>
          <issn>0266-7363, 1469-5839</issn>
          <object-id pub-id-type="doi">10.1080/02667363.2017.1417822</object-id>
          <publisher-name>Informa UK Limited</publisher-name>
          <uri>https://dx.doi.org/10.1080/02667363.2017.1417822</uri>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="R88558620327760">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Mahdi</surname>
              <given-names>Osama Al</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Bukamal</surname>
              <given-names>Hanin</given-names>
            </name>
            <collab/>
          </person-group>
          <article-title>Pre-Service Teachers’ Attitudes Toward Inclusive Education During Their Studies in Bahrain Teachers College</article-title>
          <source>SAGE Open</source>
          <year>2019</year>
          <volume>9</volume>
          <issue>3</issue>
          <fpage>215824401986577</fpage>
          <lpage>215824401986577</lpage>
          <issn>2158-2440, 2158-2440</issn>
          <object-id pub-id-type="doi">10.1177/2158244019865772</object-id>
          <publisher-name>SAGE Publications</publisher-name>
          <uri>https://dx.doi.org/10.1177/2158244019865772</uri>
        </element-citation>
      </ref>
    </ref-list>
  </back>
</article>
